spanduk halaman

berita

Apa yang menyebabkan baterai lithium terbakar dan meledak?

Perkenalan:

Baterai lithiumBaterai lithium telah menjadi bagian integral dari kehidupan kita sehari-hari, memberi daya pada segala hal mulai dari ponsel pintar dan laptop hingga kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi. Baterai lithium banyak digunakan, tetapi ada kasus kebakaran dan ledakan, yang meskipun jarang terjadi, telah menimbulkan kekhawatiran tentang keamanannya. Memahami faktor-faktor yang dapat menyebabkan insiden tersebut sangat penting untuk memastikan penggunaan baterai lithium yang aman dan andal.

Ledakan baterai lithium merupakan masalah keamanan yang serius, dan penyebab terjadinya ledakan tersebut kompleks dan beragam, terutama meliputi faktor internal dan eksternal.

baterai lithium-paket baterai-baterai lithium-besi-fosfat-paket baterai lithium ion (5)
baterai lithium-paket baterai-baterai lithium-besi-fosfat-paket baterai lithium ion (4)

Faktor internal

Korsleting internal

Kapasitas elektroda negatif yang tidak mencukupi: Ketika kapasitas elektroda negatif dari elektroda positif baterai lithium tidak mencukupi, atom lithium yang dihasilkan selama pengisian daya tidak dapat dimasukkan ke dalam struktur antar lapisan grafit elektroda negatif, dan akan mengendap di permukaan elektroda negatif membentuk kristal. Akumulasi kristal ini dalam jangka panjang dapat menyebabkan korsleting, sel baterai cepat habis, menghasilkan banyak panas, membakar diafragma, dan kemudian menyebabkan ledakan.

Penyerapan air oleh elektroda dan reaksi elektrolit: Setelah elektroda menyerap air, ia dapat bereaksi dengan elektrolit untuk menghasilkan gelembung udara, yang selanjutnya dapat menyebabkan korsleting internal.

Masalah elektrolit: Kualitas dan kinerja elektrolit itu sendiri, serta jumlah cairan yang disuntikkan selama proses injeksi yang tidak memenuhi persyaratan proses, dapat memengaruhi keamanan baterai.

Kotoran dalam proses produksi: Kotoran, debu, dan lain-lain yang mungkin ada selama proses produksi baterai juga dapat menyebabkan korsleting mikro.

Pelarian termal

Ketika terjadi pelarian termal di dalam baterai litium, reaksi kimia eksotermik akan terjadi antara material internal baterai, dan gas yang mudah terbakar seperti hidrogen, karbon monoksida, dan metana akan dihasilkan. Reaksi-reaksi ini akan menyebabkan reaksi sampingan baru, membentuk siklus ganas, menyebabkan suhu dan tekanan di dalam baterai meningkat tajam, dan akhirnya menyebabkan ledakan.

Pengisian daya berlebihan pada sel baterai dalam jangka panjang.

Dalam kondisi pengisian daya jangka panjang, pengisian daya berlebih dan arus berlebih juga dapat menyebabkan suhu dan tekanan tinggi, yang pada gilirannya dapat menimbulkan bahaya keselamatan.

Faktor eksternal

Korsleting eksternal

Meskipun korsleting eksternal jarang secara langsung menyebabkan pelarian termal baterai, korsleting eksternal jangka panjang dapat menyebabkan titik sambungan yang lemah dalam rangkaian terbakar, yang pada gilirannya dapat menyebabkan masalah keamanan yang lebih serius.

Suhu tinggi eksternal

Dalam lingkungan bersuhu tinggi, pelarut elektrolit baterai litium menguap lebih cepat, material elektroda memuai, dan resistansi internal meningkat, yang dapat menyebabkan kebocoran, korsleting, dan lain-lain, sehingga mengakibatkan ledakan atau kebakaran.

Getaran atau kerusakan mekanis

Ketika baterai lithium terkena getaran mekanis yang kuat atau kerusakan selama pengangkutan, penggunaan, atau perawatan, diafragma atau elektrolit baterai dapat rusak, mengakibatkan kontak langsung antara logam lithium dan elektrolit, memicu reaksi eksotermik, dan pada akhirnya menyebabkan ledakan atau kebakaran.

Masalah pengisian daya

Pengisian berlebih: Sirkuit proteksi tidak terkendali atau kabinet deteksi tidak terkendali, menyebabkan tegangan pengisian lebih besar dari tegangan nominal baterai, mengakibatkan dekomposisi elektrolit, reaksi hebat di dalam baterai, dan peningkatan tekanan internal baterai yang cepat, yang dapat menyebabkan ledakan.

Arus berlebih: Arus pengisian yang berlebihan dapat menyebabkan ion litium tidak sempat menempel pada kutub magnet, dan logam litium terbentuk di permukaan kutub magnet, menembus diafragma, menyebabkan korsleting langsung antara kutub positif dan negatif serta ledakan.

Kesimpulan

Penyebab ledakan baterai lithium meliputi korsleting internal, pelarian termal, pengisian daya berlebihan jangka panjang pada sel baterai, korsleting eksternal, suhu tinggi eksternal, getaran atau kerusakan mekanis, masalah pengisian daya, dan aspek lainnya. Oleh karena itu, saat menggunakan dan merawat baterai lithium, perlu untuk mematuhi peraturan keselamatan yang relevan secara ketat untuk memastikan keamanan dan stabilitas baterai. Pada saat yang sama, penguatan pengawasan keselamatan dan langkah-langkah pencegahan juga merupakan cara penting untuk mencegah ledakan baterai lithium.

Heltec Energy adalah mitra terpercaya Anda dalam pembuatan paket baterai. Dengan fokus tanpa henti pada penelitian dan pengembangan, ditambah dengan rangkaian lengkap aksesori baterai kami, kami menawarkan solusi satu atap untuk memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang. Komitmen kami terhadap keunggulan, solusi yang disesuaikan, dan kemitraan pelanggan yang kuat menjadikan kami pilihan utama bagi produsen dan pemasok paket baterai di seluruh dunia.

Jika Anda memiliki pertanyaan atau ingin mempelajari lebih lanjut, jangan ragu untuk menghubungi kami.hubungi kami.

Permintaan Penawaran Harga:

Jacqueline:jacqueline@heltec-energy.com/ +86 185 8375 6538

Sucre:sucre@heltec-bms.com/ +86 136 8844 2313

Nancy:nancy@heltec-energy.com/ +86 184 8223 7713


Waktu posting: 24 Juli 2024